Kehidupan memberikan banyak angan bagi setiap insan. Ten-
tunya semua berhak memiliki hal tersebut. Ada yang mudah
digapai tetapi ada juga yang sulit direalisasikan. Namun bagi
setiap orang yang percaya dan optimis akan masa depan per-
lu diimbangi dengan usaha dan kerja keras untuk melahirkan
harapan.

Kampung pemulung Ciputat, sebuah pemukiman kumuh yang
menjadi tempat tinggal para pemulung ini berada di daerah
Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Di sana lahir ke-
hidupan yang sederhana, lingkungan yang cenderung kurang
sehat, pekerjaan yang kurang layak, bahkan ada beberapa anak
yang tidak mampu merasakan kesempatan bersekolah pada
umumnya.

Padahal pendidikan bagian yang sangat penting bagi setiap
insan dan semua orang berhak memperoleh akses pendidikan
yang berkualitas agar terciptanya manusia yang berkualitas,
intelektual dan terhidar dari kebodohan. Namun pada kenyata-
annya tidak semua terpikirkan oleh orang tua agar anak-anak
mereka mendapatkan kesempatan pendidikan pada umumnya.
Karena salah satu alasan diantaranya adalah himpitan ekonomi
dan ketidakmampuan untuk membiayai pendidikan. Walaupun
kini sudah muncul kesadaran dari warga kampung pemulung
dengan menyekolahkan anaknya di sekolah formal.

Della Safitri (6), anak kecil ceria ini memiliki cita-cita untuk
menjadi seorang dokter. Baginya dengan menjadi dokter, ia
dapat menolong orang sakit di sekitarnya. “aku belum sekolah,
dan aku gatau nanti akan sekolah apa engga, kakakku juga en-
gga sekolah. Tapi aku mau jadi dokter, yang bisa meriksa orang
sakit,” harapnya suatu saat nanti.

Sementara, Faiz Farendra (7), berharap ketika besar nanti ia
dapat menjadi seorang pilot yang terbang dengan burung besi.
“Bapakku pencari sampah setiap hari, tapi aku pengen jadi
seorang pilot yang bisa naik pesawat dan terbang di langit.”

Foto dan Teks By Eliza Yunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *