Pembangunan infrastruktur sebagai tolak ukur kemajuan per-
ekonomian suatu bangsa terus digenjot. beton-beton ditan-
capkan disetiap petak lahan yang tersisa. Begitulah gambaran
sibuknya sebuah kota membangun peradaban modernnya.

Di kota megapolitan Jakarta salah satunya, ketersediaan lahan
semakin nihil. Lahan yang seharusnya menjadi daerah resapan
air telah berubah bentuk menjadi permukiman kaum urban
dan gedung-gedung pencakar langit.

Kini, tanaman seakan dipaksa berbagi ruang dengan “hutan
beton” perkotaan. Pepohonan dan tumbuhan kerap member-
ikan sebuah isyarat tentang ruang lingkup mereka yg mulai
terancam oleh pertumbuhan beton.

Kemajuan peradaban seringkali diikuti dengan kemundu-
ran ekologi, aspek lingkungan selalu dikorbankan demi nilai
ekonomi.

Jika masih ada harapan untuk masa yang akan datang, bisakah
kita saling berbagi ruang ? Saling menjaga dan merawat demi
anak cucu kita kelak.

Foto dan Teks by Dendy Firmansyach

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *